my blood belong to you,my vampire chap.3

 mbbtymv

Title : my blood belong to you,my vampire

Author : park nara

Genre :romance,fiction,chapter

Cast :

  • Kyuhyun
  • Park hae in
  • Other cast


#3

“hae in-a! Mian mian,aku terlambat” jung ra datang terpogoh pogoh ke arahku. “haaah..aigoo..melelahkan sekali” ucapnya mengelap keringat di dahinya lalu menyambar ice coffee latte-ku. “ya! seenaknya saja kau!” bentaku. Jung ra menyesapnya hingga minumanku tak bersisa.

“kamsahamnida nae chingu,kau baik sekali menyediakan minuman untuku” ucapnya tanpa dosa dan aku hanya bisa memandanginya kesal. “ada apa kau memanggilku?” tanyaku.

“ah,itu. ada pemotretan sore ini,dan tiba tiba modelnya sakit. Jadi aku mau kau menggantikan dia” ucap jung ra santai. Lee jung ra ini adalah seorang fotografer di suatu studio foto yang populer di korea. Biasanya studio itu menangani artis artis besar.

“mwo? Micheoseo?” pekiku kaget. “ayolah hae in-a..jebal,hanya kau yang bisa membantuku hae in-a” pintanya memelas. “aku bisa saja membantumu,tapi aku bukan model lee jung ra!” bantahku. “kau tidak terlalu jelek untuk masuk sebuah majalah park hae in,aku sangat yakin itu” ucapnya sambil memperhatikan wajahku.

Jung ra berdiri,lalu menarik tanganku untuk berdiri juga. Dia melihat tubuhku dari atas sampai bawah. Berputar putar di sekitar badanku lalu membidik bidik dengan tangannya yang dibentuk segi empat. Dia memperhatikan wajahku,jung ra memegang daguku lalu menggerakan kepalaku ke atas,ke kanan dan kiri. Melihat tiap sudut wajahku. “apa yang kau lihat?” tanyaku kesal.

“bravo! Kau berbakat untuk menjadi seorang model hae in-a! Tubuhmu bagus,wajahmu tidak terlalu jelek!” ucapnya semangat. “apa maksudmu dengan ‘tidak terlalu jelek’ lee jung ra?” ucapku seram. “kita tak punya waktu banyak! Kajja!” ucapnya lalu menariku seenaknya.

Dasar temanku yang satu ini,selalu seenaknya saja.

*****

Suasana di studo foto ini begitu ramai. Banyak sekali orang berlalu lalang dengan membawa setumpuk baju dan box berisi make-up. “changkamannyo..” lee jung ra menyuruhku menunggu disini dan dia pergi menemui seseorang.

Tidak sampai lima menit jung ra datang dengan seorang wanita berumur 30 tahunan kurasa. Sangat cantik dan modis. “jadi kau pengganti kim haneul?” tanyanya dengan suara yang menyenangkan. Aku hanya bisa mengangguk pelan sambil tersenyum simpul. “ne..”

“jariseo jung ra-ya! perfect! “ ucap wanita itu sambil menjentikan jarinya. “ayo ikut aku. Kita harus segera ganti pakaianmu dan juga mendandanimu nona. Siapa namamu?” tanyanya. “park hae in imnida” ucapku ramah. “lee hyun jae imnida” ucapnya. Aura dari wanita ini begitu menyenangkan,kupastikan dia orang yang baik hati dan menyenangkan.

okay,follow me beauty” ucapnya dengan aksen british yang sangat kental. Bisa kutebak dia pasti kuliah di luar negri.

Dia membawaku ke sebuah ruangan. Di ruangan itu ada sekitar 5 yoja yang tampaknya seumuran denganku,dan tentu saja mereka sangat cantik sekali. “hyun ra! Urus gadis ini! Make her perfect as always. Make her more smooky and sexy. Hilangkan kesan innocent dari wajahnya ini. Arraseo?” lee hyun jae ahjuma memberi pengarahan kepada penata rias itu. penata rias itu mengangguk mengerti dan menyuruhku duduk di kursi riasnya.

“hae in-a,see you later in photo session. Aku yakin kau akan jadi model yang hebat” ucapnya sambil mengerlingkan sebelah matanya padaku. Aku hanya mengangguk,lalu dia pergi keluar dari ruangan ini. “hai,park hae in!” ucap jung ra senang. “sialan kau” umpatku. Jung ra hanya terkekeh.

“jangan bilang aku haru memakai dress” ucapku kesal. penata rias itu mulai memoleskan sesuatu diwajahku,yucks. “anhi,untuk photo session kali ini temanya simple but sexy. Tak ada dress disini. Kau hanya perlu memakai ini hae in-a” jung ra mengangkat sepasang baju dan celana. Hanya kaos hitam berlengan ¾ dan jeans biru. “baguslah,aku kira aku akan pakai dress” ucapku sedikit susah karena penata rias itu semakin gencar membubuhi wajahku dengan bedak.

“kutunggu kau di studio hae in-a” ucap jung ra menaruh baju itu lalu pergi dari ruangan ini.

*****

“masing masing orang akan diambil foto sebanyak 5 kali. Dan hanya satu foto yang diambil. Tentu saja yang paling bagus. Jadi kuharap klian tidak mengecewakan aku” lee hyun jae ahjuma memberi pengarahan kepadaku dan 5 model lainnya. Gawat,aku gugup.

“dia pemilik majalah man’s style. Kau tau kan? Majalah yang sangat booming di korea akhir akhir ini. Disana ada rubik khusus untuk wanita cantik. Jadi kau beruntung bisa numpang di majalah itu.” jelas jung ra saat dia sedang menyeting kameranya.

“waw..” hanya itu yang bisa keluar dari mulutku.

okay,lee eun hye. Come here! Dimulai dari kau” lee ahjumma memanggil model pertama. Gawat,aku dapat giliran kedua.

Jung ra sudah siap dengan kameranya. Tak kusangka sahabatku bisa terlihat begitu keren dengan kameranya. Waktu di sma dia terlihat culun,tapi sekarang dia sudah berubah menjadi gadis yang cantik dan manis.

Ddrrrrrt..ddddrrrrtttt..

Hapeku bergetar. Tertulis di layar hapeku “mister vampire cho” tanpa pikir panjang aku mengangkat teleponnya.

“yoboseo?”

kau dimana hae in-a?” tanyanya.

“distudio foto temanku,wae?”

“chingu? Namja atau yoja?” tanyanya penasaran.

“ya! apa urusanmu temanku namja atau yoja hah?” bentaku.

kau takdirku hae in-a,aku harus tau teman temanmu sebelum aku mati cemburu karena prasangkaku sendiri” ucapnya.

Cemburu? Yang benar saja? Berhenti membuatku jatuh cinta padamu mister cho.

“haiish,kau ini posesive sekali mister cho”

tentu. Aku tak ingin kehilangan orang yang penting bagiku” ucapnya datar.

“hahaha,berhenti menggodaku mister cho”

Kulihat lee ahjumma melambai lamabaikan tangannya. Ah,sekarang giliranku.

“aku ada urusan sebentar,nanti kutelpon lagi oke?”

ya! hae..” piiip! Belum dia sempat melanjutkan bicaranya teleponnya sudah kuputuskan dengan sepihak.

Aku berlari kecil menghampiri lee ahjuma. “giliranmu hae in-a” ucapnya. Aku mengangguk.” Kau ikuti saja arahan dari jung ra,jadi kau tidak usah bingung”

“ne,arraseo”

*****

Aku menutup pintu apartemenku pelan. aku tak tahu ternyata pemotretan begitu menyusahkan,walaupun hanya difoto sebanyak 5 kali tapi itu sangat sulit!

“kau pulang miss park?” sapa suara rendah yang mencekam itu.

Aku membalikan badanku perlahan. “a..ah..kau mister cho” ucapku gugup. Begini nih kalau ada dia,aku pasti jadi salah tingkah.

“apa yang kau bawa?” tanya nya lalu menyambar majalah dari tanganku. “man’s style? Oh,majalah yang sering dibeli oleh siwon dan eunhyuk hyung. Katanya banyak wanita cantik disini” ucapnya sambil membolak balik majalah itu.

“bagaimnana kalau aku jadi model di majalah itu?” tanyaku. Kyuhyun menatapku sebentar lalu kembali fokus pada majalah itu. “tak mungkin yoja berbadan tak berbentuk sepertimu bisa menjadi model majalah ini hae in-a. Hahaha” ucapnya sambil menyeringan evil.

Aku mengepalkan tanganku kesal. lalu aku menaruh sembarang tasku dan duduk di sofa. Kyu pindah ke sebelahku,masih berkutat dengan majalah itu. aku membeli majalah itu karena penasaran,ternyata benar. Rubik yang memuat wanita cantik itu benar benar mengaggumkan,semuanya sangat cantik dan indah.

“lagipula ak tak suka kalau kau jadi model..” ucapnya memecah keheningan.

“wae?” tanyaku. Kyu menutup majalah itu lalu menaruhnya di meja. Dia merubah posisi duduknya,bersila dan menghadap ke arahku. Aku juga menyilangkan kakiku lalu menghadap dirinya juga. Cho kyu hyun..kau benar benar vampire yang tampan.

Tangannya menyentuh wajahku. “kening ini,mata ini,hidung,ini,pipi empuk ini,bibir mungil ini. Semua yang ada di wajahmu hanya milik pribadiku. Tak boleh di umbar kepada publik” ucapnya.

Hatiku mencelos saat mendengarnya. Dan saat itu juga aku gelisah.

Aku sudah terlanjur difoto untuk majalah itu kyu,dan tidak bisa dibatalkan karena foto itu sudah di pross untuk edisi minggu ini. Dan majalah itu terbit besok.“o..ooh..” hanya itu yang bisa keluar dari mulutku. Kuharap kyu hyun tidak berlangganan majalah ini. Bisa habis aku.

“lusa kau harus ikut aku dan hyungku ke pertemuan agung” ucapnya.

“pertemuan agung?” tanyaku,kyu mengangguk singkat.

“setahun sekali kami para vampire berkumpul di pertemuan agung. Itu berati kau akan bertemu seluruh klan vampire pure blood hae in-a” jelasnya.

“dan aku akan mengenalkanmu kepada kedua orang tuaku” ucapnya sambil mengelus tengkuknya dan ada semburat merah di pipinya.

“aigoo..kenapa kau malu malu begitu sih?” godaku.

“shikeuro!” umpatnya. Aku terkekeh geli.

“hae in-a,kau miliku. Selamanya miliku. Walau aku harus hangus menjadi abu kau tak boleh meninggalkan aku. Aku akan mengikatmu seumur hidupku..hae in-a” ucapnya serius sambil menatap langsung ke manik mataku.

Aku menelan ludah. Aura nya kuat sekali,seperti menjeratku kuat kuat. Kau menyeramkan sekali mister cho.

“itu terdengar seperti pengakuan cinta mister cho” ucapku berusaha santai.

“aku memang sedang menyatakan cinta padamu. Dan perlu kuberitahu aku jatuh cinta pandangan pertama padamu” ucapnya sambil menatapku lembut.

‘Dan aku pun begitu mister cho,kau vampire sialan yang membuatku tak berdaya.’ Batinku.

“keurom,aku ini cantik dan menawan. Kau pasti langsung jatuh cinta padaku” ucapku pede sambil mengibaskan rambutku.

“kutarik kembali kata kata tadi miss park” ucapnya dengan tampang menyebalkan.

“sialan kau mister cho” kami berdua terkekeh geli.

“kurasa aku tak perlu tahu jawabanmu menerimaku atau tidak” ucapnya sambil menyenderkan tubuhnya ke sofa.

“wae?” tanyaku.

“kau tak akan pernah bisa menolaku miss park”

‘binggo!! Kau benar sekali mister cho!! Tapi kalau aku mengatakan ini kau akan besar kepala’ batinku.

“percaya diri sekali kau mister cho!” umpatku.

“tentu saja,karena diwajahmu sangat terlihat kau menginginkan aku” aku mendecak ketus.

“kau yang lebih terlihat begitu mister cho,vampire mesum” balasku. Kyu terkekeh geli,lalu dia mengelus elus rambutku sayang.

Aku hanya bisa tersenyum tipis menerima perlakuannya.jangan pernah melepas dirimu dariku mister cho.

KYUHYUN POV

 

Kubelai pipinya pelan seolah dia ini porselen yang sangat mahal dan rapuh. Wajahnya begitu damai dan tentram ketika dia tidur. Dia tertidur saat aku bernyanyi,padahal dia yang minta aku bernyanyi tapi dia tak mendengar nyanyianku sampai habis. Memangnya suaraku sejelek itu huh?

Hae in mendengkur halus. Tampaknya hari ini dia sangat kelelahan,dan aku penasaran apa yang  dilakukannya tadi. Tapi aku yakin dia tidak macam macam,karena yang dipikirannya hanya ada aku. Cho kyuhyun yang sangat tampan.

“jaljayo honey..” bisiku pelan lalu mengecup keningnya. Dan segera melesat meninggalakan apartemennya.

 

*****

 

aku menyesap kopiku dengan penuh nikmat pagi ini. Sambil menyelonjorkan kakiku ke sofa yang empuk ini. Hyung hyung ku sedang sibuk dengan kegiatannya masing masing di ruangan tengah ini. Sampai tiba tiba eunhyuk hyung dan siwon hyung ricuh entah karena apa.

“jinjja? Ini benar dia kan?” pekik leeteuk hyung histeris.

“neomu yeoppo..” gumam shindong hyung terpukau.

“ya hyung! Kau sudah punya nari! Pergi kau!” ucap kibum menyikut shindong hyung.

“kyu,hae in-a benar benar cantik di majalah ini!” ucap siwon hyung.

Hae in? Majalah? Apa maksudnya?

Aku meletakan kopiku lalu bergerak menuju hyung hyungku. Aku menarik kasar majalah yang ada di tangan eunhyuk hyung,lalu melihat sampulnya. Majalah man’s style.

Kubuka halaman demi halaman. “Tak ada hae in disini?” ucapku.

Saat itu pula halaman rubik yang memuat wanita cantik terbuka. Dan..park hae in??

Aku tercengan melihat hae in ada di majalah itu. jangan jangan kemarin dia..

“miss park..rasanya kau membuatku marah” ucapku geram sambil terus melihat wajah kekasihku di majalah itu. hae in begitu cantik,walaupun bajunya tak terbuka tapi wajahnya menunjukan kharisma dan aura seksi tersendiri.

“kekasihmu seksi sekali kyu! Wajahnya ituloh..rawwwrr~” goda donghae hyung.

“diam kau hyung!” bentaku lalu merobek halaman yang ada foto kekasihku disitu. Lalu melempar majalah itu asal ke hyung-ku.

“ya! kyu! Majalah ini mahal tau!” teriak siwon dan eunhyuk hyung. Aku tak peduli.

“kau memancing vampire yang kehausan darah miss park..”

*****

“aku juga tidak mau menjadi model itu mister cho!” teriaknya membela diri.

“lalu ini apa? Hah?” teriaku tak kalah keras sambil melempar sobekan majalah yang memuat foto dirinya.

Hae in hanya kaku menatap sobekan kertas itu.

“aku..”

“kenapa kau tidak bilang padaku kemarin miss park?”

“aku..aku..”

“ternyata kau wanita penggoda hae in-ssi” ucapku dingin.

“dengarkan penje..”

“sudahlah!” sergahku memotong omongannya.

“sudah kubilang aku tidak mau menjadi model majalah itu..itu hanya ketidak sengajaan..aku terpaksa” ucapnya lirih sambil menunduk.

“memangnya kau dibayar berapa sih untuk majalah lelaki itu huh? Semurah itukah tubuhmu untuk di potret?” tanyaku.

“tapi aku tidak memakai pakaian terbuka mister cho..” balasnya,suaranya bergetar.

“lalu apa maksud wajah eksotismu itu huh? Menggoda laki laki lain yang melihatnya? Kau ingin terkenal dengan cara itu huh?  Payah sekali kau miss park”

PLAAAAAK!!

Sebuah tamparan mendarat mulus di pipiku. Aku memegang pipiku,perih.

“omonganmu benar benar keterlaluan mister cho!!” bentaknya. Wajahnya merah padam menahan amarah. Bulir bulir air menetes dari matanya.

Apa yang barusan aku katakan? Apa yang barusan aku lakukan sampai malaikatku menangis?

“hae in-a..” ucapku pelan.

Hae in langsung pergi meninggalkanku sendiri di tepi sungai han,sendirian. Dia berjalan dengan cepat dan sesekali mengusap air matanya.

“hae in-a..”

HAE IN POV

“MWO?? Kau dihardik gara gara foto ini doang?” pekik jung ra histeris.

“ssst,kecilkan suaramu jungra..kita sedang di cafe” ucapku mengingatkan.

“mianhae,gara gara aku kau jadi bertengkar dengan namja chingumu..”  sesal jung ra.

“gwenchana..kau kan sering menolongku. Aku juga hanya ingin menolongmu jung ra-ya..” balasku sambil tersenyum sebisaku.

“matamu bengkak sekali hae in-a..” ucap jung ra sambil menyodorkan cermin kecil padaku. “ahaha,aku seperti orang yang baru dipukuli..tapi aku memang baru dipukuli. Dipukuli oleh kata kata kyu..” ucapku lemah.

“pinjam hapemu” ucapnya.

“untuk?” tanyaku.

“sudah cepat,aku pinjam sebentar!” cecar jung ra. Aku hanya menyerahkan iPhone putihku padanya.

Jungra terlihat sedang mengetikan sesuatu pada ponselnya. Lalu mengembalikan hapeku.

“akan kubuat laki laki itu menyesal telah membuat temanku kesusahan..” ucapnya geram.

“jung ra-ya~ sudahlah..tak perlu merasa bersalah seperti itu”

“andwe! Kau bertengkar dengan vampire sialan itu gara gara ulahku yang seenaknya hae in-a!” ucapnya ngotot.

Kau memang selalu seenaknya,lee jung ra.

“tapi apa aku tidak akan disantap oleh pacar vampiremu itu?” tanyanya pelan,hampir berbisik.

Aku mengidikkan bahu. “mollayo..tergantung mood dia mungkin” ucapku santai.

“semoga aku masih hidup saat selesai bertemu dengannya” ucap jung ra penuh harap.

TBC

Author’s note :

jajaaaaang~ aku kembali dengan part 3 yang diketik dadakan ini XDD

mian yah makin lama makkin gajelas,dan masalahnya cuma masalah sepele yang ga penting *sujud ke readers

sebenernya mau dilanjutin,cuma saya harus belajar. besok masih ujian sekolah!

semoga kalian suka,dan tetap cinta padaku (?)

Iklan

14 thoughts on “my blood belong to you,my vampire chap.3

  1. Jungra udah tau kalo Kyu vampire ternyata.. Emang cantik banget sih haein.. Kyuhyun ngambek lagi tu, tapi kayaknya dia nyesel. Itu hpnya haein diapain jungra?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s