my blood belong to you,my vampire chap.1

mbbtymv

Title : my blood belong to you,my vampire

Author : park nara

Genre :romance,fiction,chapter

Cast :

  • Kyuhyun
  • Park hae in
  • Other cast

Kali ini aku coba bikin sesuatu yang beda,yang rada fiksi dikit lah ya..bosen kan gitu gitu aja hehe :p. Semoga kalian suka dan tetep support aku ya XDD. Happy reading~


#1

KYUHYUN POV

Kupandangi cincin itu dalam dalam. Apa sekarang saatnya kah aku menjatuhkan cincin ini?

Apakah aku tidak terlalu terburu buru?

Kutengadahi kepalaku ke atas,menatap langit seoul yang kelam itu. titik titik air jatuh dari langit, perlahan membasahi bumi yang kotor ini.

“kau sudah yakin kyu?” tanya hyung ku,lee sung min.

Aku mengangguk “aku yakin hyung..aku ingin cepat cepat bertemu takdirku.” ucapku sambil menerawang.

“kau tak perlu terburu buru kyu,tapi itu terserah padamu. Aku tak ingin melarang” ucap hyung ku.

Aku menatap cincin itu sebentar “fugere..” ucapku,terbang. Cinicin itu bersinar indah lalu mengeluarkan sayap malaikat kecil dari kedua sisi permatanya. Lalu terbang entah kemana,mencari takdirku.

“semoga..kita bisa segera bertemu..”

HAE IN POV

 

Kurekahkan payung hijau toscaku,aku berjalan menerjang rintik rintik hujan yang tidak terlalu deras. Kualihkan pandanganku ke sekitar. Aku merasa ada yang suka memperhatikan aku akhir akhir ini,membuatku sungguh tidak nyaman. Aku menatap ke belakangku…tidak ada siapa siapa.

“haah..itu hanya perasaanmu hae in –a” ucapku menenangkan diri. Aku sedikit kesusahan berjalan karena membawa plastik besar berisi novel novel scienefiction kesukaanku. Ada sekitar sepuluh buku dan 1 novelnya berkisar 800 halaman lebih. bagaimana ini tidak berat?

Aku memotong jalan melewati gang kecil,karena kalau lewat jalan biasa pasti akan padat karena ini jam pulang kantor dan sekolah.

Aku bermain main dengan genangan air di gang kecil itu sambil terkekeh pelan. aku jadi ingin pulang ke busan main ke sawah dan sungai yang ada di belakang rumah neneku. Aku melompat lompat supaya air itu terciprat. Aku suka sekali suara air yang terciprat karena kulompati,lalu suara hujan yang menghujam bumi. Mereka membuatku nyaman dengan keadaan itu.

Saat aku akan melompat ke sebuah genangan aku tak sengaja menginjak tali sepatuku yang terlepas dari ikatannya,dan..

BRRUUUK!!

Aku sukses terjatuh ke genangan air dan wajahku basah. Mukaku langsung jatuh ke genangan air dan bajuku kotor. Bukuku berserakan dimana mana. “BUKU KU!!” pekikku histeris. Aku segera bangkit dan mengambil buku buku berhargaku,itu baru kubeli dan menghabiskan 200 ribu won!!

Untung saja buku itu masih di plastik segel jadi dalamnya tidak kotor. Saat aku memasukan buku buku itu mataku tertuju pada suatu benda yang berkilau.

Aku berjalan menggapai benda itu. “banji??” gumamku heran. Cincin itu cantik sekali,ring yang terbuat dari platina dan ada kristal bundar berisi kuncup mawar merah di dalamnya,sungguh ini cantik sekali.

Aku memasangkannya di jari manisku. “woa~ ini pas sekali..yeopoda..” gumamku sambil menatap cincin itu lekat lekat. Tiba tiba kuncup mawar itu merekah dengan indahnya aku terbengong bengong heran. “ada detektor suhunya ya?saat  kupakai bunga mawarnya langsung me..ukh!!”

Tiba tiba aku jatuh terjembab ke tanah,aku merasa ditarik oleh gaya gravitasi yang sangat kuat. Aku meringkuk menahan sakit disekujur tubuhku. “aaargh…!!” erangku kesakitan. Aku merasakan jantungku seperti tertekan sangat kuat,aku bisa merasakan aliran darahku mengalir disekujur tubuhku. aku bisa merasakannya mereka mengalir melewati nadi nadiku menuju satu titik. Jantungku.

Aku meremas baju dibagian dadaku menahan sakit,sungguh ada apa ini??

“aaaarghhh!!!! Ah..aaaah!!” erangku kesakitan,badanku kejang kejang aku merasakan kepalaku panas. Jantungku berdebar tak karuan,oksigenpun rasanya tak bisa masuk ke paru paruku. Dengan keadaanku yang seperti ini aku melihat seorang pria..

Pria itu muncul dari kabut yang berada disekelilingnya,aku tertegun sesaat melihat pria berkulit sangat pucat itu menghampiriku.Aku berusaha berdiri tapi badanku seperti lengket dengan tanah. Pria itu menghampiriku,lalu berjongkok di depanku dan menempelkan telapak tangannya ke tanah. Seperti sihir..tiba tiba sakit itu hilang,badanku terasa ringan dan tidak menempel dengan tanah lagi. Aku mencoba bangkit duduk sambil di bantu oleh pria itu.

“gwenchana?” tanyanya. Jantungku berdebar kencang kembali saat mendengar suara rendahnya itu,menggema di seluruh indraku,bergema di telingaku dengan begitu indah. “n..ne..” jawabku tak berdaya.

“kau..menemukan cincinku?” tanyanya lagi. Aku memandang cincin di jariku lalu memandang kembali wajahnya. “p..punyamu? ah mian,ini aku kembalikan” aku melepas cincin itu dari jariku. “eh?” gumamku. Aku menarik narik cincin itu tapi tetap tak bisa terlepas. “omo? Ini tidak bisa dilepas!” pekiku panik. Aku terus menarik narik cincin itu hingga jari jariku sakit karena di tarik paksa.

“cincin itu tak akan bisa terlepas..park hae in-ssi” aku terlonjak kaget. “bagaimana bisa kau tau namaku??” pekiku histeris. Dia hanya tersenyum simpul padaku. “aa..jadi kau ya yang menstalker aku selama ini? Pantas saja aku merasa di ikuti..haish,perbuatanmu tidak terpuji” ucapku kesal.

“cho kyuhyun imnida,dan aku..seorang vampire” ucapnya sambil menyunggingkan senyum yang terkesan angkuh. “ha? Ahahahahaha!! Kau lucu sekali mister stalker!! Vampire?? Di korea?? Yang benar saja!!” ucapku sambil tertawa terbahak bahak lalu bangkit berdiri dan mengambil plastik berisi bukuku. “karena cincin ini tak bisa dilepas bagaimana kalau untuku saja? Eo? Kau tidak keberatan kan? Lagipula..kalau dilihat dari penampilanmu kau orang kaya. Otte?” tawarku sambil memperlihatkan cincin di jari manisku.

“cincin itu memang tercipta untukmu miss park,dan kau adalah..takdirku” ucapnya datar. “kau lucu sekali mister stalker. Tadi kau bilang kau seorang vampire dan sekarang kau bilang aku takdirmu? Tsk” ucapku remeh. “buktikan kalau kau memang seperti itu! dasar orang gila..” gumamku kesal lalu pergi meninggalkanya yang tersenyum angkuh kepadaku.

*****

Aku berjalan lunglai memasuki apartemenku,lalu menaruh plastik yang sangat berat itu di dekat sofa. Aku menghempaskan tubuhku yang masih merasa linu gara gara kejadian tadi. “kalau dipikir pikir..mister stalker  itu tampan juga. Berati aku hebat sekali punya stalker setampan itu hihi” kekehku pelan.

“terimakasih, aku memang tampan miss park” ucap suara berat itu di belakangku. Sontak aku membalikan badanku dan melongo melihat dia bersandar ke dinding sambil bersedekap. Mataku tak berkedip melihat tubuh jangkungnya menghampiriku lalu sekarang sudah duduk di sebelahku.

“aku tahu aku tampan sampai sampai kau tak berkedip,tapi kumohon kau jangan meneteskan air liur seperti itu miss park” ucapnya remeh sambil menyunggingkan senyum yang menyebalkan.

“YA!! BAGAIMANA KAU BISA MASUK!!” bentaku di depan wajahnya,dia hanya terkekeh pelan.

“aku hanya membuktikan kalau aku ini vampire miss park” ucapnya enteng sambil memilin ujung rambutku yang tergerai.

“kau tahu password rumahku kan? Aku tau kau hanya beralibi sebagai vampire mister stalker.” Ucapku ketus sambil menatap matanya ketus. Tangannya bergerak pelan menyusuri pipiku,dingin sekali tangannya. “perlu kubuktikan sekali lagi miss park?” bisiknya di telingaku lembut.

Deg!

Lelaki ini membuatku hampir mati terpesona,sial.

“keurom,sekarang kau keluar dan buktikan kalau kau benar benar vampire mister stalker” ucapku sinis sambil menenangkan jantungku yang tak karuan.

“pastikan kau menguncinya dengan benar miss park..aku yakin kau akan kecewa kalau kau tak percaya padaku” ujarnya lalu berjalan keluar dari apartemenku. Aku mengikutinya dari belakang.

“aku akan turun sampai bawah,kau harus memastikan aku sampai di bawah. Tunggu disini”

Aku mengangguk lalu dia berjalan sebentar lalu memasuki lift yang mulai membawanya ke tempat parkir di bawah.

“benarkah dia vampire? Tsk,hebat sekali mister stalker..” ucapku ketus. Aku melihat dia sudah ada dibawah. “masuklah sekarang!” teriaknya dari bawah. Aku hanya mendelikan mata lalu masuk kembali ke apartemenku.

“selamat datang miss park..” ucapnya santai sambil tersenyum penuh kemenangan di bibirnya.

Aku melongo tak percaya,belum sampai sepuluh detik dia sudah di dalam apartemenku!

“neo jinja..kau betul betul vampire atau kau ini penyihir sih??” pekiku histeris sambil mengacak acak rambutku. “perlu kubuktikan lagi hm??” tanyanya menghampiriku.

Baru satu kali aku berkedip dia sudah ada di hadapanku,padahal dia tadi berjarak 10 meter dari hadapanku. Dia menarik tubuhku kedekapannya dan menutup pintu yang berada di belakangku.

“k..kau mau apa??” tanyaku histeris. Dia hanya menyeringai seram dan mendekatkan wajahnya ke wajahku.

‘Tuhan,kalau dia mau menghabiskan darahku aku rela. Sungguh mahluk yang diluar nalar ini sangat tampan,aku rela mati di tangannya.’ Batinku.

Dia betul betul sempurna,matanya coklat kelam,hidungnya lancip,bibirnya penuh dan seksi,rambut kecoklatan berponi,dan wangi tubuhnya yang menenagkan seperti hutan pinus.

Dia mendorongku ke tembok dan menahan kedua tanganku ke dinding. Dia mengecup pipiku pelan,lalu mengecup bibirku sekilas. “ya! itu..ciuman pertamaku..” ucapku sedikit gemetar.

“pertamakah?? Baguslah kalau begitu..” ucapnya menyeringai. Saat itulah aku melihat taring miliknya yang sangat lancip dan mengerikan,padahal tadi tidak ada taringnya.

“kau akan memakanku..mister stalker?” tanyaku gentar.

Dia menjauhkan tubuhnya dari tubuhku lalu tersenyum. “aku tidak mungkin membunuh wanita yang ditakdirkan untuku..”

*****

Kami sedang duduk berhadapan di atas kasurku. Aku baru selesai mandi dan masih ada lilitan handuk di kepalaku.

“jadi..tolong jelaskan padaku apa maksudmu menyebutku “takdir” mu?” tanyaku menyelidik.

Dia tersenyum seperti anak kecil sambil menatapku. Kalau dia tersenyum ramah seperti ini menjadi bermilyar milyar kali lipat tampannya.

“cincin itu..” potongnya.

“aku melempar cincin itu,dan cincin itu akan dengan sendirinya mencari orang yang menjadi takdirku..maka sebab itulah aku menyebut kau takdirku” ucapnya sambil menatapku lembut.

“kau vampire dan aku manusia mister stalk..maksudku mister cho”

“itu tidak masalah bagiku,yang penting aku sudah menemukan takdirku. Ahahaha” ucapnya sambil tertawa puas.

“haish..bahkan kau tidak menyukaiku sama sekali dan akupun begitu”

“aku akan membuatmu jatuh cinta padaku miss park..tunggu saja” jawabnya penuh percaya diri.

“tsk,pede sekali kau..” gumamku.

“dari sifat angkuhmu sepertinya kau anak bungsu..pasti kau mempunyai kakak perempuan dan sering bertengkar” tebaku asal.

“aku punya 12 kakak,dan mereka semua laki laki. Dan aku memang benar anak bungsu”

“mwoo? Sebanyak itukah? Ternyata vampire hobi beranak hahaha” dia hanya mengangkat bahunya menandakan dia juga tak tahu.

“kami diberikan nama yang berbeda dengan marga yang berbeda juga,itu dilakukan agar manusia disekitar kami tidak curiga. Lalu klan ku suka berpindah pindah tempat dan negara karena kami merasa bosan sudah terlalu lama tinggal di negara itu” aku manggut manggut mendengar penjelasannya.

“kukira kalian pindah pindah karena takut manusia disekitar menyadari kalian tak menua,seperti di film twilight” ucapku.

“film bodoh itu? yang membuat vampire dan werewolf bermusuhan? Hahaha,lucu sekali. Kami tidak seperti apa yang ada di film itu,mereka berlebihan. Walaupun kekuatan yang mereka ceritakan memang benar adanya seperti kekuatan kami,tapi  Kami bisa mengendalikan penampilan kami sesuai dengan umur yang kami inginkan,jadi manusia disekitar kami tak akan curiga” jelasnya.

Aku manggut manggut sambil mengetuk ngetukan jariku di dagu,berfikir untuk pertanyaan selanjutnya. Kapan lagi kau bisa menemui vampire di korea? Bahkan dia sangat tampan.

“ah,mengapa kau tidak menghisap darahku?” dia hanya tersenyum remeh mendengar pertanyaanku.

“kami bukan vampire Level E miss park..” ujarnya.

“level..E ?” tanyaku.

“vampire Level E itu adalah vampire tak berkelas,mereka kerjanya hanya menghisap darah manusia tanpa ampun. Mereka itu kampungan,dan tak memiliki klan yang jelas. Mereka hanya korban karena gigitan vampire lain”

“beda denganku yang memiliki klan bangsawan. Aku dan keluarga besarku adalah pemilik pure blood,darah murni. Kami memang bisa memangsa manusia,tapi frekuensinya tidak seperti vampire Level E. Tapi kadang kami bisa lepas kontrol kalau mencium darah manusia,beberapa manusia mempunyai blood scent yang sangat nikmat. Seperti kau..”

Aku membelalakan mataku lalu menyeret tubuhku mundur.

“k..kau mau menghisapku?” tanyaku gentar.

Dia menarik napas lalu menghembuskannya keras.

“inginnya sih begitu..tapi aku tidak bisa menghisap wanita yg di takdirkan untuku kan?”

*****

“ya! itu PSP ku,kau tidak boleh menyentuhnya!” teriaknya padaku.

“waeee?? Permainan di PSP mu belum pernah aku mainkan,kalau kau mau kau mainkan saja PSP ku aku tidak keberatan” ucapku tanpa mengelihkan pandangan dari layar PSP miliknya.

“shireo,game di PSP mu tidak bermutu” ucapnya angkuh.

Aku meng-klik tombol pause lalu memandangnya dengan tatapan sinis. “ya,mister cho. Bahkan umurmu sudah berabad abad kau masih mau main game portable seperti ini? Kau vampire yang modern” ucapku lalu kembali memainkan game di PSP tersebut.

“tentu saja,aku mengikuti perkembangan zaman. Dan aku peringati,umurku baru 24 tahun masih sangat muda untuk seorang vampire” aku melongo mendengar ucapannya. Aku mempause kembali game itu dan menatapnya heran.

“kau…masih sebegitu mudanya kah? Kau tidak berumur ratusan tahun seperti vampire yang lainnya?” tanyaku tak percaya.

“aku vampire yang lahir di abad 20 miss park,bukan seperti tante,paman dan kakeku yang lahir di abad ke-15. Aku ini vampire modern” ucapnya angkuh dan bernada kesal.

“lalu..kakakmu?” tanyaku takut takut.

“sama,kami lahir di abad 20” ucapnya singkat.

Aku masih melongo,ternyata ada vampire modern. “waw..itu hebat. Kau hanya 3 tahun lebih tua dariku. padahal ingin yang banyak aku tanyakan kepadamu kalau kau sudah berumur ratusan tahun..” ucapku sedikit kecewa.

“contohnya?” tanyanya.

“mm..banyak sekali yang membuatku penasaran. Terutama kumis hitler”

“kumis..hitler?” tanyanya lagi dengan tampang sengit. Aku mengangguk pelan.

“mengapa dia memotong kumisnya dengan model seperti itu,apa tidak ada model yang lebih bagus seperti kumis baplang stallin??” tanyaku skeptis.

Tuan vampir itu hanya melongo melihatku lalu terkekeh geli.

“kurasa apa yang ingin kau tau dan pertanyaanmu sangat tidak bermutu. Aku meragukan isi otakmu miss park” ucapnya sambil tertawa pelan.

Aku kesal dan menendang kakinya keras keras. Tapi bukan sakit yang dia dapat..

“aaaarrrgh!!!” pekiku histeris lalu aku jatuh terguling meringkuk di lantai sambil memegangi kakiku.

“apa yang kau lakukan miss park? Mencoba menyakitiku? Itu tak mungkin” ucapnya remeh.

Aku menatapnya sadis sambil mengelus elus kakiku yang berdenyut hebat itu. “sialan kau mister cho..”

KYUHYUN POV

Aku menemukannya,orang yang ditakdirkan untuku. Aku sudah mengikutinya kurang lebih seminggu ini,cincin itu memberi sinyal padaku bahwa dialah orangnya. Cara cincin itu memberi sinyal?

Aroma. Aroma darah yoja ini seperti anggur yang sudah di simpan ratusan tahun. Wanginya begitu nikmat dan memabukan.

Sampai tibalah hari ini,dia menemukan cincin yang sudah aku lepaskan. Aku memperhatikannya dari jauh. Dia bukan wanita seperti yang aku harapkan,tapi ada sesuatu yang memikat dari dirinya. Saat dia memakai cincinku,reaksi itu datang. Reaksi pengikatan. Saat reaksi itu mulai menjalar di tubuhnya ternyata tubuhku juga mengalami reaksi. Jantungku berdetak hebat sampai sampai aku merasakan nyeri,dan darah darah di tubuhku serasa berputar. Tapi itu tak berlangsung lama,aku langsung menghampiri gadis yang menjadi takdirku itu.

Kutarik semua reaksinya dengan menempelkan tanganku di tanah “evanescunt..” gumamku pelan. lalu gadis itu mulai kembali normal dan aku membantunya berdiri. Kami sempat berpandangan sebentar,dan aku langsung jatuh cinta pada gadis ini. Matanya yang bulat seperti almond,bening dan bercahaya menunjukan kejujuran dan keteguhan hati. Hidungnya pas,tidak terlalu mancung dan tidak terlalu pesek. Bibirnya mungil dengan lekukan lekukan yang pas membuat bibir itu sangat seksi.

Dan..aku jatuh cinta pada pandangan pertama dengan gadisku. Kalau sekarang dia belum mencintaiku,aku akan membuatnya bertekuk lutut dihadapanku tidak ingin kehilanganku. Mwahahaha.

“ya,mister cho! Kau sedang melamunkan apa? Rencana jahat huh? Seringaian mu seram sekali” ucapnya membuyarkan lamunanku tadi. Aku hanya menggeleng pelan,lalu dia kembali fokus pada psp nya.

Kurasakan benda berbentuk persegi di kantongku bergetar. Telepon dari sungmin hyung.

“yoboseo,hyung?” tanyaku

“kau sudah menemukannya? Kurasa iya,karena seminggu ini kau menghilang”

 “ah..mian. iya aku sudah menemukannya. Wae hyung?”

“kau tak berniat mengenalkannya pada kamu semua huh? Sombong sekali kau mentang mentang sudah menemukan takdirmu” cibirnya kesal.

“ne my lovely pumpkin hyung,aku akan segera pulang”

“baiklah,kami tunggu besok di rumah. Suruh dia dandan yang cantik,ara?”

“ne,arraseo..”

Dan sambungan telepon pun di putus. Aku kembali memasukan ponselku ke saku dan aku melihat ke arahnya. “wae?” tanyaku heran melihat mukanya yang berekspresi seperti jijik.

“my..lovely pumpkin..hyung?” tanyanya tak yakin. Aku hanya terkekeh mendengar pertanyaannya. “ne,my lovely pumpkin hyung. Dia itu hyung kesayanganku. Wae?”

“anhi..hanya saja sedikit menggelikan” ucapnya sinis. Aku kembali terkekeh.

“besok kau ikut aku ke rumahku,sungmin hyung bilang aku harus mengenalkanmu pada seluruh orang di rumahku” ucapku santai.

“MWO??” teriaknya keras sekali.

Aku menggidikan bahu tak peduli. “aku akan menjemputmu jam 3 sore,dandan yang cantik oke” ucapku sambil beranjak dari sofa.

“kau mau pulang?” tanyanya. Aku mengangguk. “wae? Kau tak mau aku tinggal?”

“anhi,baguslah kalau kau pulang. Cepat sana enyah dari hadapanku” ucapnya sinis tapi rautwajahnya kecewa.

“ara,ara..jangan lupa besok jam 3 oke?” ucapku lalu mengecup pipinya sekilas lalu segera kabur,mengantisipasi amukannya.

“YAA!! MISTER CHO !!!”

*****

 jam 3 kurang 15 menit. Aku segera memacu mobil Porshe Carrera GT hitamku keluar dari hotel. Seminggu ini aku tidak pulang karena fokus menguntit takdirku. Tidak sampai 5 menit aku sudah sampai. Padahal jaraknya lumayan jauh juga dari hotel yang aku tempati.

Aku segera naik lift menuju kamarnya di lantai 10. Aku tak memakai kekuatanku karena disini sedang banyak orang,aku takut ketahuan. Aku memencet bel kamarnya. Tak sampai 2 menit dia sudah keluar.

Dia..sangat cantik. Memakai dress berwarna  peach selutut dengan aksen renda dibawah yang membuatnya tambah manis.

Lalu rambutnya diikat longgar lalu disampirkannya ke samping bahu. Dan sepatunya hanya memakai converse dengan warna senada dengan bajunya.

“aku..aneh ya?” tanyanya membuyarkan kekagumanku.

“anhi..kau sangat cantik” ucapku tulus. Kulihat ada semburat merah di pipinya,lucu sekali.

“kajja?” ajaku. Dia mengangguk lalu berjalan disampingku. Aku memegang tangannya yang terjuntai bebas tak ada pegangan.

“ya!” ucapnya kaget sambil menarik kembali tangannya. Tapi kutahan sehingga tangannya tak terlepas. “kau miliku..kau tak akan pernah aku lepaskan” ucapku riang.

“cih..sejak kapan..” gerutunya sebal tapi tak berusaha melepaskan pegangan tangannya lagi dariku.

Dasar gengsian.

HAE IN POV

 Au melongo parah di dalam mobilnya. Mobil Porsche Carrera GT !! aku mengelus dashboardnya,lalu mengelus jok mobil yang terbuat dari kulit asli ini. Ini hebat!!

“kau jangan membuatku malu seperti itu” ucapnya.

“mobil mu Porsche Carrera GT!! Bagaimana aku tidak takjub!!” ucapku semangat.

“woohooo~” aku mengangkat tanganku ke atas,meresakan angin yang sejuk menerpa tubuh kami berdua. Kap mobil atasnya sengaja dibuka,karena aku yang minta tentu saja.

“rumahmu masih jauh? Sudah hampir satu jam” tanyaku.

“kita sudah sampai ko” ucapnya sambil menarik rem tangan lalu mematikan mesinnya.

Dia turun duluan lalu segera membukakan pintu untuku. “haish..aku juga bisa membukanya sendiri” cibirku. Padahal aku salah tingkah karena baru pertama kali diperlakukan seperti ini.

Kyuhyun mengulurkan tangannya padaku,aku memandang tangannya ragu. “kajja?” tanyanya dengan suaranya yang rendah. Seperti terhipnotis aku menyambut uluran tangannya tanpa ragu,dia menggenggam tanganku erat dan membawaku memasuki rumahnya.

Rumah ini besar sekali. Rumah dengan eksterior minimalis,daerah sekitar rumah ini begitu tenang. Ada jalan setapak dengan batu pualam yang cantik menuntun kami untuk menuju pintu masuk rumah yang besar ini. “kau suka rumahku? Dibelakang ada danau yang sangat cantik” tanyanya membuat aku menatapnya.

Hari ini dia sangat tampan. Dia memakai kemeja hitam lalu dibalut jas abu abu dan celana yang senada dengan warna jas nya,membuat dia begitu mempesona. Dia menatapku dalam tanpa ekspresi. Aku bisa merasakan kehangatan dari sorot matanya yang tajam,walau tanpa ekspresi.

“ne..joahaeyo..” ucapku sambil tersenyum. Aku tak bisa memungkiri aku merasa bahagia kalau aku disampingnya.

Aku dan kyuhyun berhenti di depan pintu yang besar ini. Seketika tubuhku menegang,aku takut,aku gugup,aku grogi,bagaimana kalau keluarganya tak suka padaku?

Ah,apa sih yang aku pikirkan? Memangnya aku kekasihnya? Menyatakan cinta saja belum.

“kau gugup?” tanyanya memecah pikiran ngalor ngidurku tadi.

“mm..sedikit. aku takut bertemu keluarga vampire”

“tenanglah,mereka tak akan berani macam macam. Aku akan melindungimu” ucapnya sambil tersenyum lembut kepadaku. Aku menganggukan kepalaku lalu membalas senyumnya.

Kyuhyun membuka pintu besar itu perlahan. wangi bunga fresia menyeruak dari ruangan itu,memanjakan penciumanku. Ruangan yang didominasi warna putih itu terlihat memukau,jendela yang besar membuat ruangan ini tampak lebih bercahaya.

“annyeonghaseo,kyuhyun doryeonnim. Para doryeonnim(tuan muda) sedang berkumpul di ruang tengah” sambut pelayan itu. kyuhyun mengangguk mengerti.

Pelayan itu memperhatikanku begitu intens,tatapannya seolah ingin menerkamku. Pelayan wanita itu menjilat bibir bawahnya lalu menyeringai menampakan taringnya.

“kyu..”ucapku pelan,tanpa sadar aku meremas tangannya. Aku ketakutan,sangat ketakutan.

“neo. Jangan pernah berpikir untuk menghisap darahnya,menyentuhnya saja mustahil. Dia miliku,dan kau jangan macam macam kepada hae in” ucap kyuhyun datar kepada pelayan itu.

“ah,aku..tidak bermaksud doryeonnim” ucap pelayan itu kaku. Tanpa membalasnya lagi kyuhyun menyeretku ke sebuah ruangan yang tadi disebutkan oleh pelayan itu. “kyu..benar aku tidak akan apa apa disini?” tanyaku takut. “tenang saja,ada aku hae in-a. Aku akan melindungimu” ucapnya sambil menggenggam erat tanganku. Aku mengangguk lemah,aku percayakan saja keselamatanku pada tuan vampire ini.

Kami sampai di depan sebuah ruangan dengan pintu besar berwarna putih. “kau siap?” tanyanya padaku. “hyung-ku semuanya baik ko,tidak ada yang jahat” ucapnya santai. Ayolah,kepadamu mereka tentu saja baik mister cho. Bagaimana kepada manusia sepertiku? Bisa bisa aku menjadi transfusi darah bergilir dimangsa kalian semua. “kajja..” ucapnya sambil membuka pintu putih besar itu.

Pintu itu berdenyit pelan saat kyuhyun membukanya. Wangi hutan pinus menyeruak dari dalam ruangan itu,aku memejamkan mataku menyesap aroma dari hutan pinus yang sangat aku suka.

“hyung,aku pulang” ucap kyuhyun datar. “dan aku..sudah menemukan takdirku” tambah kyuhyun.

Aku memandangi keseluruh penjuru ruangan itu,terdapat 12 namja yang luar biasa tampan. Tapi tetap tak ada yang mengalahkan ketampanan vampire disebelahku ini.

Secara serentak mereka semua menatap ke arah kami,khususnya ke arahku. Mereka mendengus dengus seperti mencium sesuatu. Lalu seketika mata mereka berkilat dan menatapku penuh maksud. Seperti tatapan pelayan tadi kepadaku. Baru aku berkedip satu kali mereka semua sudah berada di hadapanku. “omo..” desisku pelan karena terkejut melihat mereka semua dari dekat.

Mereka semua menatapku dengan tatapan liar,seperti bayi yang kehausan. Ah,bukan. Seperti macan yang siap menerkam,atau..vampire yang siap menghisap darah. “a..annyeonghaseo..” ucapku gugup lalu membungkukan badanku sedalam dalamnya memberi hormat kepada mereka.

“park hae in imnida” lanjutku memperkenalkan diri.

Apa benar hidupku akan selesai hari ini? Diruangan ini bersama 13 vampire tampan? Semoga tidak.

“blood scent mu..benar benar menggairahkan hae in-a.” Ucap salah seorang vampire yang sangat tampan seperti edward cullen itu. “kau tak bisa menghisapnya siwon hyung,dia miliku” ucap kyuhyun protes.

“kalian tidak bisa memiliki darahnya,karena dia miliku” ucap kyuhyun meonopoli lalu memeluk tubuhku dari belakang. “kurasa kalian akan tau akibatnya kalau berani mengganggu gadisku..” ucapnya seram.

“ah,ne ne. Arraseoyo. Aku malas sekali kalau membuat masalah denganmu setan kecil” ucap vampire berambut pirang yang kurus itu. “kau cantik sekali hae in-a,aku jadi iri evilkyu punya takdir secantik dirimu” ucap vampire yang keliahatnnya manis sekali,suaranya juga lembut.

“ya! tidak ada yang bisa menandingi kecantikanku! Ingat itu!” ucap vampire narsis yang galak itu sambil menoyor vampire bersuara lembut tadi.

“annyeong,donghae imnida. Aku pangeran vampire paling romantis di dunia ini” ucap salah seorang vampire lalu mencium tanganku. Gentleman sekali. “hyung! Kau jangan menciumnya seperti itu! nanti si culun ini ke-geer-an !” protes kyu sambil menarik tanganku. “mwo? Culun katamu? Ya,mister cho! Kau kira kau ini tampan huh? Menyebalkan sekali..” jawabku ketus. “tentu saja aku tampan,kau kan terpesona saat pertama kali melihatku” ucapnya pede,memang benar sih.

“terserahmu!” ucapku malas.

“annyeonghaseyo,sungmin imnida. Orang yang mencintai kyu lebih dari siapapun” ucap seorang vampire yang sangat imut,suaranya juga imut. Tapi dia menatapku dengan death glare nya,tatapan kematian. “ah,ne..kemarin kau yang menelepon kyu kan? Lovely pumpkin..hyung?” tanyaku hati hati.

Dia hanya mengangguk sebentar lalu melengos pergi. Oke,satu vampire sudah membenciku karena aku dekat dengan kyu.

Vampire yang galak itu menghampiriku lalu menatapku dari atas sampai bawah. “heechul imnida. Dan aku lebih cantik daripada dirimu. Huh!” ucapnya singkat lalu mengibaskan poninya dan beranjak pergi. Dua vampire membenciku,yang ini alasannya karena aku cantik.

“annyeonghaseyo,siwon imnida” sapa salah satu vampire yang mirip dengan edward cullen itu. suara bariton nya menggema indah ditelingaku,tipe lelaki yang membuat wanita tak tahan dengan tatapannya. Tapi tetap saja bagiku tatapan kyu lebih maut.

“annyeonghaseo,kau mirip seperti edward cullen oppa. Sangat mirip” ucapku memuji.

“jinja? Aku memang tampan seperti artis hollywood” ucapnya sambil terkekeh.

“ya! tidak usah tertawa kau kuda! Hush!” usir kyuhyun sambil menendang nendang hyungnya. Aigoo,kacau sekali vampire bungsu ini.

Sudah selesai semua acara perkenalan ini. Dan yang dapat aku simpulkan adalah..TIDAK ADA YANG WARAS DENGAN KAKAK-BERADIK VAMPIRE INI! Mereka semua aneh,bahkan terlalu aneh. Tapi kurasa mereka baik,hanya saja sifat mereka yang abnormal membuat mereka sedikit menyebalkan.

“dan,hae in-a.” Ucap anak tertua di kakak-beradik vampire ini,leeteuk oppa.

“selamat datang di kehidupan kami”

 TBC

Author’s note :

gyaaaaa!! bagaimanaa?? geje banget yah?

ceritanya juga gabanget,sangat sangat tidak nyambung dan garing hahaha XDD

mian yah kalo jelek,maklum stress lagi ujian akhir sekolah *sujud ke readers

silahkan ditunggu chapter selanjutnya *kaga ada yang baca juga -____-

Iklan

20 thoughts on “my blood belong to you,my vampire chap.1

  1. mwuahahaha….
    akhirnya nemu jg ff vampir kyu, stelah ngobrak ngabrik mbah google…#PLAKK…*abaikan

    hehehe annyeong haseyo Ellyza imnida reader baru disini bangapseumnida author
    ffnya bgus thor, kyknya bru smpe 6 chap y thor mudah”han dilanjut ya thor
    ^^

  2. aku suka ff nya..
    ijin baca ya chingu. ceritamu menarik dan bener2 bikin aku penasaran. apalagi ini cerita tentang vampire dan takdirnya. aku suka bgt cerita fantasy.
    cm author2 yg punya khayalan tinggi aja dan pintar menceritakannya dlm bentuk tulisan yg bs nulis jenis cerita kyk gini.
    aku lanjut ya 😀

  3. Mau vampire kek, werewolf kek, buto ijo, bahkan tuyul sekalipun kalau setampan Kyuhyun sih…
    Aku juga nggak akan pernah keberatan.. ^^
    #plak

    Jujur aku merasa terbelakang baru nemuin ff ini sekarang T.T
    Tak apa deh..
    Semangat aja buat author..
    Keep writing.. (y)

    • halo ^^
      hahaha iya nih, maklum ini tulisan taun 2012 seinget aku, jadi masih pabalatak huahahaha *padahal sekarang masih berantakan nulisnya

      makasih ya udah baca dan komen, semoga suka ceritanya ^^

  4. Ehmm..
    Ffnya bgus author-nim.. 9eomu joha.. Tpp msih bnyak typo dan penggunaan kta yg agak gimana gitu…. Maaf klo slah kata author-nim…

  5. wahhh keren kehidupan keluarga vampire dan hae in yg jadi takdir nya kyuhyun, cerita selanjutnya bakal lebih seru nihh kykynya

  6. Di chap 1 udah ketemu sama takdirnya jadi penasaran selanjutnya..
    Thor.. aku lebih suka baca ff yg nggak ada gambarnya.. cukup digambarin aja nggak perlu di kasih foto.. itu menurut aku sih tapi terserah author aku selalu dukung😊

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s